Dalam dunia layanan digital yang berkembang sangat cepat, tidak banyak perusahaan yang mampu menunjukkan transformasi nyata. Bahkan lebih sedikit lagi yang mendapatkan pengakuan di tingkat global. Namun, BNI berhasil melewati tantangan tersebut dan bahkan meraih dua penghargaan sekaligus.
Dalam ajang bergengsi International Customer Experience Awards (ICXA) 2025 yang diselenggarakan di London, Inggris pada Rabu, 12 November 2025, PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk kembali memperkuat posisinya sebagai pelopor inovasi. BNI berhasil membawa pulang dua penghargaan internasional, yaitu Gold Award - Best Learning & Development dan Silver Award - Best Use of Technology.
Penghargaan ini diterima langsung oleh Direktur Operations BNI, Ronny Venir, yang hadir mewakili seluruh insan BNI. Ia menyampaikan bahwa capaian ini merupakan bentuk pengakuan global terhadap upaya serius dan berkelanjutan BNI dalam meningkatkan pengalaman nasabah melalui pembelajaran, teknologi, dan inovasi.
"Penghargaan ini merupakan hasil kerja keras seluruh insan BNI yang terus berupaya menghadirkan layanan terbaik berbasis pembelajaran, teknologi, dan inovasi," ujar Ronny dalam keterangan pers-nya.
Gold Award - Best Learning & Development
Penghargaan pertama, Best Learning & Development, mungkin terdengar seperti penghargaan internal perusahaan. Namun, kategori ini sangat penting karena di dunia layanan, kualitas pelayanan kembali ke sumber daya manusia atau SDM-nya. Itulah sebabnya pengembangan kompetensi karyawan menjadi kunci.
BNI dinilai berhasil membangun budaya pembelajaran yang adaptif, kolaboratif, dan berkelanjutan. Adaptif karena cepat menyesuaikan diri dengan perubahan industri. Kolaboratif dengan mendorong kerja sama lintas unit, dan berkelanjutan dari pelatihan dan pembelajaran terus menerus.
Pendekatan ini membuat seluruh karyawan BNI memiliki standar layanan yang konsisten, profesional, dan relevan dengan kebutuhan nasabah zaman sekarang.
Silver Award - Best Use of Technology
Penghargaan kedua yang diraih BNI adalah Best Use of Technology, yang membuka cerita seru lain dari transformasi digital mereka. Kategori ini menilai bagaimana perusahaan memanfaatkan teknologi sebagai fitur tambahan sekaligus elemen utama dalam menghadirkan pengalaman layanan yang lebih cepat, lebih aman, dan lebih personal.
BNI dinilai berhasil mengintegrasikan teknologi ke berbagai kanal layanan digitalnya. Mulai dari sistem transaksi, keamanan, digital onboarding, hingga layanan-layanan berbasis aplikasi dan platform yang saat ini semakin dibutuhkan oleh nasabah yang serba mobile.
Di tengah kompetisi perbankan digital yang makin ketat, BNI menunjukkan bahwa mereka berhasil mengikuti tren dan ikut menentukan arah perkembangan layanan digital perbankan di Indonesia.
Apa Itu ICXA 2025 dan Kenapa Penghargaan Ini Prestisius?
Sedikit konteks, biar kamu makin paham mengapa penghargaan ini layak dibanggakan. ICXA (International Customer Experience Awards) adalah ajang penghargaan internasional yang digagas oleh Awards International dan diselenggarakan bekerja sama dengan Indonesia Customer Experience Professional (ICXP).
Event ini bukan ajang ecek-ecek. Diikuti oleh organisasi dari berbagai negara, ICXA memberikan penghargaan pada inovasi layanan, strategi peningkatan pengalaman pelanggan, transformasi digital, program pembelajaran dan talent development.
Intinya, ajang ini adalah panggung global yang menilai kualitas customer experience. Ketika BNI menang, artinya perbankan nasional kita sudah berada di level yang layak diperhitungkan secara internasional.
Pak Ronny menambahkan, penghargaan ini menjadi motivasi bagi BNI untuk terus melaju. "BNI akan terus berinovasi, beradaptasi, dan bertransformasi agar dapat memberikan pengalaman terbaik bagi seluruh nasabah, sekaligus membawa nama Indonesia di kancah global."
Semangat ini terlihat dari bagaimana BNI memadukan teknologi, talenta, dan budaya kerja inovatif. BNI bukan cuma membangun aplikasi atau kanal digital, tetapi juga membangun ekosistem layanan yang membuat nasabah merasa aman, nyaman, dan dimengerti. Transformasi digital BNI bukanlah proyek jangka pendek. Sejatinya ini perjalanan panjang yang dilakukan secara sistematis dan terukur.
Prestasi Ini Penting untuk Indonesia
Prestasi ini penting untuk Indonesia sebab dampaknya jauh lebih luas dan strategis, bahkan bisa dirasakan sampai pada level negara. Apa saja itu?
- Pertama, penghargaan internasional meningkatkan kepercayaan investor asing. Bagi investor global, reputasi merupakan indikator kesehatan dan keseriusan sebuah institusi. Begitu lembaga keuangan seperti BNI mendapatkan pengakuan global, pesan yang tersampaikan adalah Indonesia punya institusi yang kompetitif, punya standar kerja yang rapi, dan layak dipercaya.
- Kedua, penghargaan ini secara otomatis mengangkat citra industri perbankan nasional. Dunia internasional jadi melihat bahwa bank-bank Indonesia bukan pemain kelas dua. Mereka mampu bersaing setara dengan institusi global lainnya dalam hal inovasi, teknologi, layanan, maupun pengembangan talenta. Industri finansial kita sedang berkembang ke arah yang benar.
- Ketiga, efeknya berantai. Penghargaan global seperti ini mempercepat adopsi inovasi dan digitalisasi di sektor keuangan. Ketika satu bank berhasil diakui dunia karena inovasinya, bank-bank lain pun ikut terpacu. Mereka ingin menyusul, memperbaiki diri, dan mempercepat transformasi digital masing-masing. Pada akhirnya, nasabahlah yang merasakan manfaat terbesar, di mana layanan lebih cepat, lebih aman, lebih praktis.
Jadi, apa yang dilakukan BNI juga kemenangan simbolis untuk Indonesia, bukti bahwa kita bisa hadir percaya diri di panggung global, terutama dalam dunia layanan dan teknologi keuangan.
Konsistensi, Kunci BNI dalam Membangun Layanan Kelas Dunia
Kalau kita rangkum, sebenarnya ada tiga kekuatan besar yang membuat BNI dilirik oleh ICXA, dan ketiganya saling berkaitan seperti tiga roda yang membuat mesin transformasi berjalan mulus. Tidak ada yang berdiri sendiri, semuanya bergerak bersamaan untuk menciptakan pengalaman nasabah yang lebih baik, lebih cepat, dan lebih relevan dengan kebutuhan masa kini.
- Pembelajaran Berkelanjutan (Continuous Learning) Di era ketika teknologi dan perilaku konsumen berubah begitu cepat, pengetahuan karyawan tidak boleh berhenti di titik tertentu. Inilah yang disadari betul oleh BNI. Program pembelajaran di BNI bukanlah pelatihan formal atau webinar musiman, tetapi dirancang sebagai budaya yang hidup. Pegawai terus dipersiapkan menghadapi tantangan layanan digital melalui kurikulum yang adaptif, mentorship, pelatihan teknis, hingga pengembangan soft skills seperti komunikasi dan empati. Tujuannya supaya pegawai kian kompeten dan mampu memberikan layanan yang jauh lebih baik untuk nasabah.
- Penggunaan Teknologi Berskala Besar BNI memahami bahwa teknologi bukan lagi pelengkap, melainkan fondasi utama pengalaman nasabah. Mulai dari digital onboarding, keamanan data, hingga integrasi sistem di berbagai channel layanan, semuanya dikembangkan untuk menghadirkan proses yang lebih cepat dan aman. Teknologi diposisikan sebagai penghubung utama antara kebutuhan nasabah dan solusi yang diberikan bank, sehingga pengalaman nasabah menjadi lebih mulus dan personal.
- Budaya Kerja Inovatif Hal lain yang membuat transformasi ini benar-benar hidup adalah budaya kerjanya. BNI mendorong setiap karyawan untuk lebih adaptif, berani bereksperimen, dan selalu melihat masalah dari sudut pandang nasabah. Budaya inovasi ini menciptakan ruang bagi ide-ide baru, perbaikan proses, dan solusi kreatif yang berdampak langsung pada kualitas layanan. Nah, kombinasi dari tiga pilar ini membuat BNI mampu menghadirkan layanan kelas dunia secara konsisten dan berkelanjutan.
Dengan memenangkan dua penghargaan di ICXA 2025, BNI mengukuhkan posisinya sebagai salah satu lembaga keuangan Indonesia yang paling progresif dalam transformasi digital dan pengembangan layanan nasabah. Selamat untuk BNI, semoga semakin menginspirasi dan membawa manfaat besar bagi ekosistem layanan keuangan tanah air.