Gempa 1,8 M Guncang Garut Jumat Pagi, BMKG: Titik Pusat di Darat

Erlita Irmania
0
Gempa 1,8 M Guncang Garut Jumat Pagi, BMKG: Titik Pusat di Darat

Gempa Terkini di Priangan, Jawa Barat

Gempa bumi terus mengguncang wilayah Priangan, Jawa Barat dalam beberapa hari terakhir. Pada Jumat (26/12/2025) pagi, gempa kembali terjadi di Garut dengan kekuatan Magnitudo 1,8. BMKG Wilayah II melaporkan bahwa gempa ini terjadi pada pukul 05.00 WIB. Titik pusat gempa berada di darat, sekitar 27 km Barat Kabupaten Garut, dengan kedalaman 8 km. Gempa ini termasuk gempa dangkal.

Pernyataan resmi dari BMKG Wilayah II menyebutkan:
"Info Gempa Mag:1.8, 26-Dec-2025 05:00:39 WIB, Lok: 7.25 LS - 107.65 BT, 27 km Barat KAB-GARUT-JABAR, Kedlmn: 8 km ::BMKG."

Sebelumnya, pada Kamis (25/12/2025) malam, gempa juga mengguncang Pangandaran. Gempa ini memiliki kekuatan Magnitudo 2,9 dan berpusat di laut, 88 km Barat Daya Kabupaten Pangandaran. Titik pusat gempa berada pada kedalaman 14 km. Meskipun lokasi yang diberikan oleh BMKG menunjukkan titik gempa di selatan Tasikmalaya, gempa ini tetap dilaporkan sebagai gempa di Pangandaran.

BMKG Wilayah II juga merilis informasi gempa di Bandung pada Rabu (24/12/2025) malam. Gempa dengan magnitudo 1,9 ini berpusat di darat, 27 km Selatan Kabupaten Bandung, dengan kedalaman 21 km. Pernyataan resmi dari BMKG menyebutkan:
"Info Gempa Mag:1.9, 24-Des-25 19:15:52 WIB, Lok: 7.26 LS - 107.58 BT (27 km Selatan KAB-BANDUNG-JABAR), Kedlmn: 21 km ::BMKG."

Selain itu, pada hari yang sama, yaitu Rabu (24/12/2025) sore, gempa juga terjadi di Garut. Gempa ini memiliki magnitudo 2,5, berpusat di darat, 26 km Barat Kabupaten Garut, dengan kedalaman 4 km. Gempa ini termasuk gempa dangkal. Informasi dari BMKG menyebutkan:
"Info Gempa Mag:2.5, 24-Des-25 17:20:26 WIB, Lok: 7.23 LS - 107.66 BT (26 km Barat KAB-GARUT-JABAR), Kedlmn: 4 km ::BMKG."

Skala Gempa dan Tindakan yang Perlu Dilakukan

Berdasarkan skala MMI (Modified Mercalli Intensity) yang dikutip dari laman BMKG, berikut adalah penjelasan tingkat getaran gempa:

  • I MMI
    Getaran gempa tidak dapat dirasakan kecuali dalam keadaan luarbiasa oleh beberapa orang.

  • II MMI
    Getaran atau goncangan gempa dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung seperti lampu gantung bergoyang.

  • III MMI
    Getaran gempa dirasakan nyata dalam rumah. Getaran terasa seakan-akan ada naik di dalam truk yang berjalan.

  • IV MMI
    Pada saat siang hari dapat dirasakan oleh orang banyak di dalam rumah, di luar rumah oleh beberapa orang, gerabah pecah, jendela/pintu bergoyang hingga berderik dan dinding berbunyi.

  • V MMI
    Getaran gempa bumi dapat dirasakan oleh hampir semua orang, orang-orang berlarian, gerabah pecah, barang-barang terpelanting, tiang-tiang dan benda besar tampak bergoyang, bandul lonceng dapat berhenti.

  • VI MMI
    Getaran gempa bumi dirasakan oleh semua orang. Kebanyakan orang terkejut dan lari keluar, plester dinding jatuh dan cerobong asap di pabrik rusak, kerusakan ringan.

  • VII MMI
    Semua orang di rumah keluar. Kerusakan ringan pada rumah dengan bangunan dan kontruksi yang baik. Sedangkan pada bangunan dengan konstruksi kurang baik terjadi retakan bahkan hancur, cerobong asap pecah. Dan getaran dapat dirasakan oleh orang yang sedang naik kendaraan.

  • VIII MMI
    Kerusakan ringan pada bangunan dengan konstruksi kuat. Keretakan pada bangunan dengan konstruksi kurang baik, dinding terlepas dari rangka rumah, cerobong asap pabrik dan monumen roboh, air berubah keruh.

  • IX MMI
    Kerusakan pada bangunan dengan konstruksi kuat, rangka rumah menjadi tidak lurus, banyak terjadi keretakan. Rumah tampak bergeser dari pondasi awal. Pipi-pipa dalam rumah putus.

  • X MMI
    Bangunan dari kayu yang kuat rusak, rangka rumah lepas dari pondamennya, tanah terbelah rel melengkung, tanah longsor di tiap-tiap sungai dan di tanah-tanah yang curam.

  • XI MMI
    Bangunan-bangunan yang sedikit yang masih berdiri. Jembatan rusak, terjadi lembah. Pipa dalam tanah tidak dapat terpakai sama sekali, tanah terbelah, rel sangat melengkung.

  • XII MMI
    Hancur total, gelombang tampak pada permukaan tanah. Pemandangan berubah gelap, benda-benda terlempar ke udara.

Tips Saat Menghadapi Gempa Bumi

Berikut tindakan yang perlu kamu lakukan saat gempa terjadi:

  1. Tetap tenang
    Saat gempa terjadi, berusahalah untuk tidak panik dan tetap tenang! Tarik napas dalam-dalamnya, lalu lihatlah keadaan sekitar dan pilihlah spot yang aman untuk berlindung.

  2. Di dalam rumah
    Jika pada saat gempa sedang berada di dalam penginapan, berusahalah menyelamatkan diri dan orang yang ada di sekitarmu. Meja adalah tempat terbaik untuk berlindung dari benda-benda yang berjatuhan akibat gempa. Setelah itu, lindungi kepala dengan benda empuk. Misalnya bantal, helm, papan, atau yang paling praktis kamu bisa menggunakan kedua tangan dengan posisi tertelungkup.

  3. Di luar ruangan
    Jika pada saat gempa terjadi kamu sedang berada di luar ruangan tindakan pertama yang harus dilakukan adalah bergerak menjauhi gedung dan tiang lantas menuju daerah terbuka. Tetap tenang dengan menarik napas dalam-dalam dan jangan lakukan apapun. Sebab, biasanya setelah gempa pertama akan terjadi gempa susulan.

  4. Di kerumunan
    Gempa bisa terjadi kapan saja. JIka saat itu kamu sedang berada di kerumunan, biasanya akan terjadi kepanikan. Untuk mengindari hal tersebut, kamu bisa perhatikan arahan petugas penyelamat dan usahakan langsung menuju ke tangga darurat untuk menuju ke daerah terbuka.

  5. Di gunung atau dataran tinggi
    Jika gempa terjadi saat kamu sedang berada di gunung, bergeraklah menuju daerah lapang untuk berlindung. Hidari daerah dekat lereng karena dipastikan akan menimbulkan longsor dan mengancam keselamatan jiwa.

  6. Di laut
    Gempa di bawah laut bisa menimbulkan gelombang tsunami. Jika gempa itu terjadi, bergeraklah ke dataran yang lebih tinggi.

  7. Di dalam kendaraan
    Bagi yang sedang melakukan perjalanan saat terjadi gempa, berpeganglah erat agar tak terjatuh. Berhentilah di tempat yang lapang dan berhentilah di sana.




Posting Komentar

0 Komentar

Posting Komentar (0)
3/related/default